KAMPAYE DALAM PILKADA 2020 YANG PERLU DIKETAHUI

KAMPAYE DALAM PILKADA 2020 YANG PERLU DIKETAHUI

kab-padangpariaman.kpu.go.id- Padang Pariaman Merupakan salah satu Kabupaten yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dari 13 Kabupaten/Kota Diprovinsi Sumatera barat, sesuai denga PKPU Nomor: 15 tahun 2019 tentang tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2020 Masa kampanye berlangsung selama dua bulan lebih,
Pelaksanaan masa kampaye dalam Pilkada 2020 Selama 71 hari, lebih pendek dibandingkan pilkada sebelumnya, dalam PKPU tersebut , dicantumkan waktu pelaksanaan kampanye Pilkada 2020 dimulai dari 11 Juli hingga 19 September 2020, dengan agenda pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog, serta pemasangan alat peraga kampanye.
Kemudian dalam pelaksanaan debat publik antar pasangan calon juga diagendakan dengan rentang waktu dari 11 Juli hingga 19 September 2020.
Untuk kampanye melalui media massa, cetak, dan elektronik dimulai dari 6 September hingga 19 September 2020. Masa tenang dan pembersihan alat peraga dari 20 September hingga 22 September 2020. Untuk hari pemungutan suara Pilkada 2020 digelar pada 23 September 2020.
Untuk lebih jelasanya Pelaksanaan Kampaye oleh KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota dan oleh Pasangan Calon dan/atau tim kampanye. Berdasarkan ketentuan Pasal 65 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota memfasilitasi pelaksanaan metode kampanye meliputi:
a.Debat Publik/Debat Terbuka antara Pasangan Calon
Debat publik atau debat terbuka antar Pasangan Calon diselenggarakan oleh KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota, paling banyak 3 (tiga) kali pada masa kampanye dan disiarkan secara langsung melalui lembaga penyiaran publik atau lembaga penyiaran swasta. Jika tidak dapat disiarkan secara langsung karena keterbatasan frekuensi, maka dapat disiarkan secara tunda melalui Lembaga Penyiaran Publik atau lembaga penyiaran swasta pada masa kampanye. Debat publik atau debat terbuka ini dipandu oleh moderator yang berasal dari kalangan profesional dan akademisi, serta dapat menghadirkan undangan dalam jumlah terbatas.

b.Penyebaran Bahan Kampanye
KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota memfasilitasi penyebaran bahan kampanye dengan mencetak bahan kampanye paling banyak sejumlah kepala keluarga pada daerah Pemilihan untuk setiap Pasangan Calon. Ukuran bahan kampanye yang dicetak menyesuaikan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Keputusan KPU yang mengatur tentang pelaksanaan kampanye.
Sedangkan untuk Desain dan materi Bahan Kampanye dibuat dan dibiayai oleh Pasangan Calon dan/atau tim kampanye sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan, kemudian disampaikan kepada KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk dicetak.
KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam mendapatkan data dan informasi jumlah kepala keluarga pada daerah Pemilihan guna menentukan jumlah Bahan Kampanye yang akan dicetak. Setelah dilakukan pencetakan, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota kemudian menyerahkan Bahan Kampanye kepada penghubung Pasangan Calon untuk disebarkan oleh petugas kampanye. Penyebaran bahan kampanye kepada umum dilakukan pada kampanye pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog, dan/atau di tempat umum.

c.Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK)
Alat Peraga Kampaye yang difasilitasi Oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota Meliputi :
1)baliho/billboard/videotron dengan paling banyak 5 (lima) buah setiap Pasangan Calon untuk setiap kabupaten/kota;
2)umbul-umbul dengan paling banyak 20 (dua puluh) buah setiap Pasangan Calon untuk setiap kecamatan, dan/atau
3)spanduk dengan paling banyak 2 (dua) buah setiap Pasangan Calon untuk setiap desa atau sebutan lain/kelurahan.
Desain dan materi alat peraga kampanye tersebut dibuat dan dibiayai oleh Pasangan Calon dan/atau tim kampanye sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan, kemudian disampaikan kepada KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk dibuat alat peraga kampanye. KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota kemudian berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, perangkat kecamatan, dan perangkat desa/kelurahan untuk menetapkan lokasi pemasangan kampanye. KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota memasang alat peraga kampanye di lokasi yang telah ditentukan dan bekerjasama dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dan Kepolisian Negara Republik Indonesia setempat untuk mengamankan Alat Peraga Kampanye tersebut.
KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota juga berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Bawaslu Provinsi dan/atau Panwas Kabupaten/Kota untuk membersihkan alat peraga kampanye paling lambat 3 (tiga) hari sebelum hari dan tanggal pemungutan suara.

d.Iklan Kampanye di Media Massa
KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota memfasilitasi penayangan Iklan Kampanye pada media massa cetak, media massa elektronik yang meliputi televisi, radio dan/atau media dalam jaringan (online), dan/atau lembaga penyiaran, dalam
bentuk iklan komersial dan/atau iklan layanan masyarakat. Pasangan Calon dan/atau Tim Kampanye menyampaikan materi Iklan Kampanye disesuaikan dengan durasi dan ketentuan yang ada kepada KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk ditayangkan baik di media massa cetak maupun media elektronik.
Masa penayangan Iklan Kampanye adalah 14 (empat belas) hari sebelum dimulainya masa tenang. Jumlah penayangan iklan Kampanye menyesuaikan dengan ketentuan sebagaimana terdiatur dalam Peraturan dan Keputusan KPU terkait pelaksanaan kampanye. Dalam hal penetapan jadwal penayangan Iklan Kampamye, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota melakukan koordinasi dengan media cetak atau elektronik dan/atau lembaga penyiaran.

Pelaksanaan kegiatan kampanye sebagaimana disebutkan di atas dilaksanakan berdasarkan pada undang-undang Pemilihan dan berpedoman pada Peraturan KPU yang mengatur tentang pelaksanaan kegiatan kampanye dan dilaksanakan sesuai dengan Kemampuan APBD daerah setempat.(Erik)